Close

persaingan Epic Rivalry di Swiss stage m7

persaingan Epic Rivalry di Swiss stage m7
  • PublishedJanuari 12, 2026

canadiandragons-sg.org- Babak Swiss Stage M7 di Jakarta hari ini, Senin, 12 Januari 2026, benar-benar
menyajikan “Epic Rivalry

yang membuat jutaan pasang mata tertuju pada layar. Format Swiss yang mempertemukan tim dengan rekor
kemenangan yang sama telah memaksa para raksasa beradu lebih awal dari perkiraan.

Berikut adalah tiga panggung persaingan paling panas yang sedang membara di Jakarta:

1. Battle of the Kings: ONIC (ID) vs Team Liquid PH (PH)

Inilah rivalitas paling prestisius di dunia Mobile Legends saat ini. Duel dua tim yang disebut-sebut sebagai “Final Kepagian”.

  • Adu Mekanik Jungler: Dunia kembali menyaksikan pertarungan abadi antara Kairi dan KarlTzy.
    Keduanya bukan hanya bertarung soal retribution, tapi soal harga diri siapa jungler terbaik di planet bumi saat ini.

  • Atmosfer Jakarta: Teriakan ribuan pendukung Indonesia di MPL Arena memberikan tekanan mental luar
    biasa bagi tim Filipina, menciptakan suasana “kandang macan” yang sangat ikonik.

2. Misi Balas Dendam: Alter Ego (ID) vs Selangor Red Giants (MY)

Persaingan antara Indonesia dan Malaysia (Derby Serumpun) telah berevolusi menjadi persaingan tingkat elit.

  • Memori MSC: Setelah SRG berhasil menghentikan dominasi tim Indonesia di turnamen internasional sebelumnya,
    Alter Ego mengusung misi balas dendam.
  • Gaya Main Kontras: Alter Ego dengan gaya El Familia yang disiplin dan penuh perhitungan harus menahan agresi
    “tabrak” khas SRG yang sangat meledak-ledak.

    Pertandingan Bo3 ini menjadi penentu apakah trofi M7 akan semakin dekat ke tangan Indonesia atau justru
    menyeberang ke Malaysia.

3. Rise of the Underdogs: China (CN) vs Dunia

Untuk pertama kalinya, perwakilan China, DianFengYaoGuai, tidak lagi di anggap sebagai “tim penghibur”.

  • Gaya Makro Unik: Tim-tim dari Asia Tenggara mulai kewalahan menghadapi gaya bermain China yang sangat
    sabar dan sulit diprediksi.

  • Ancaman Nyata: Persaingan ini menjadi menarik karena tim-tim tradisional kini di paksa untuk mempelajari cara
    bermain region China jika tidak ingin tereliminasi lebih awal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *