Close

Kebangkitan Kairi Sebagai Jungler Terbaik Sepanjang Masa

Kebangkitan Kairi Sebagai Jungler Terbaik Sepanjang Masa
  • PublishedDesember 30, 2025

canadiandragons-sg.org- Panggung Grand Final Mobile Legends: Bang Bang Professional League

Indonesia (MPL ID) Season 16 telah usai, dan nama ONIC Esports sekali lagi
tercatat sebagai pemenang.

Namun, di antara gemuruh perayaan gelar ketujuh tim Landak Kuning, satu nama
bersinar paling terang: Kairi “Kairi” Rayosdelsol,

yang di nobatkan sebagai Finals MVP (Most Valuable Player) berkat performa superiornya.
Penghargaan ini bukan hanya sekadar trofi individu,

melainkan penegasan status Kairi sebagai salah satu jungler terbaik di dunia yang memiliki mentalitas
baja di momen paling krusial.

Ini adalah gelar Finals MVP keduanya sepanjang karirnya di MPL ID, sebuah pencapaian yang langka
dan menempatkannya di jajaran legenda.

Dominasi Tanpa Cela di Grand Final

Dalam laga puncak melawan Alter Ego yang berakhir dengan skor 4-1, peran Kairi sebagai
tulang punggung damage dan carry ONIC tak terbantahkan.

Meskipun Alter Ego sempat mencuri gim pertama, Kairi adalah kunci kebangkitan
ONIC di empat gim berikutnya.

Eksekusi Presisi: Kairi secara konsisten menunjukkan farming yang cepat dan rotasi ganking
yang sangat presisi, membuat jungler lawan tertekan dan lane tim ONIC mendapatkan keuntungan objektif.

Hero Mastery: Ia cemerlang menggunakan hero-hero Assassin andalannya, khususnya Lancelot.
Dalam salah satu gim,

Kairi dilaporkan mencatatkan statistik luar biasa dengan 7 kill tanpa sekalipun tumbang, sebuah angka
KDA (Kill-Death-Assist) yang hampir sempurna di panggung Grand Final.

Momentum Penentu: Saat tensi memuncak dan team fight krusial terjadi, Kairi selalu berada di posisi
yang tepat untuk melancarkan burst damage

atau melakukan cleanup yang efektif, mengubah arah pertarungan yang tadinya seimbang menjadi
keuntungan mutlak bagi ONIC.

Mematahkan Tekanan Sejak Awal Musim

Penghargaan Finals MVP ini melengkapi dominasi total ONIC di musim ke-16 ini. Meskipun rekan
setimnya, Sanz, meraih gelar Regular Season MVP

berkat konsistensinya di sepanjang musim, Kairi membuktikan bahwa ia adalah pemain kunci di
babak Playoffs, terutama di Grand Final, tempat di mana tekanan berada di level tertinggi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *