gelar GOAT (Greatest of All Time) dalam skena Battle Royale (BR)
canadiandragons-sg.org- Dalam skena Battle Royale (BR) seperti PUBG Mobile, Free Fire,
gelar GOAT (Greatest of All Time) di berikan bukan hanya kepada mereka yang punya tembakan paling akurat,
tetapi mereka yang memiliki kombinasi antara IQ permainan (Macro), ketenangan di zona akhir,
dan konsistensi gelar juara.
Berikut adalah kandidat kuat GOAT di masing-masing game Battle Royale hingga tahun 2026:
1. PUBG Mobile: Paraboy (Zhu Bocheng)
Hampir tidak ada perdebatan dalam hal ini. Paraboy tetap di anggap sebagai dewa dari segala dewa
di PUBG Mobile.
-
Alasan: Ia adalah definisi dari “sempurna”. Memiliki akurasi tembakan jarak jauh yang tidak
masuk akal dan ketenangan luar biasa. -
Pencapaian: Memenangkan hampir semua turnamen mayor (PEL, PMGC, hingga Asian Games).
- Warisan: Ia mengubah cara orang bermain sebagai Fragger. Di tahun 2026, meskipun banyak
pemain muda bermunculan, rekor total kills Paraboy di kancah profesional masih sulit dikejar.
2. Free Fire: Nobru (Bruno Goes)
Jika kita bicara tentang pengaruh dan skill individu yang mengubah sejarah Free Fire dunia,
nama Nobru adalah pemenangnya.
-
Alasan: Nobru bukan hanya pemain, dia adalah ikon. Ia membawa gaya bermain lincah dan
penggunaan Gloo Wall yang sangat cepat ke level dunia. -
Pencapaian: Juara World Series 2019 dan pendiri tim raksasa Fluxo.
- Warisan: Ia membuktikan bahwa pemain mobile bisa menjadi atlet sekaligus pengusaha
esports tersukses di dunia.
3. PUBG Mobile (Indonesia): Zuxxy & Luxxy (The Tachibana Twins)
Untuk kancah lokal dan Asia Tenggara, “Si Kembar” adalah GOAT yang tak tergantikan.
-
Alasan: Mereka adalah pemain pertama yang membawa Indonesia juara dunia di PMCO 2019.
-
Kelebihan: Zuxxy dengan insting scouting-nya dan Luxxy sebagai salah satu Sniper terbaik
yang pernah ada. Mereka adalah standar emas bagi setiap pemain profesional PUBG Mobile di Indonesia