apakah onic masih bisa bangkit setelah turun ke braket low
canadiandragons-sg.org- Secara matematis dan mental, ONIC Esports masih sangat bisa bangkit,
namun ruang untuk kesalahan sudah benar-benar tertutup.
Saat ini, posisi ONIC berada di titik terendah mereka dalam turnamen: Rekor 2-2 di Ronde 5 (Ronde Terakhir)
Swiss Stage.
Berikut adalah analisis peluang kebangkitan “Raja Langit” untuk menyelamatkan muka tuan rumah:
1. Syarat Mutlak: Menang di “Laga Hidup Mati”
Hari ini, Rabu, 14 Januari 2026, adalah penentuan. ONIC tidak lagi berada dalam posisi “nyaman”.
-
Format: Pertandingan hari ini tetap Best of 3 (Bo3).
-
Skenario: Menang berarti lolos ke Knockout Stage dengan skor 3-2 (masuk ke Lower Bracket di babak gugur).
Kalah berarti tersingkir secara permanen dari M7 di hadapan pendukung sendiri.
2. Mengapa ONIC Masih Bisa Bangkit?
- Kualitas Individu: Secara mekanik, Kairi, Sanz, dan Skylar tetaplah pemain kelas dunia. Jika mereka
bisa melepaskan beban mental dan kembali ke permainan objektif mereka,
mereka tetap lebih unggul dari mayoritas tim di rekor 2-2. - Evaluasi Draft: Kekalahan dari Team Spirit menjadi pelajaran berharga bahwa “Meta Asia Tenggara”
bisa diredam dengan kedisiplinan makro tim EECA/Eropa.Coach Yeb pasti sudah menyiapkan strategi balasan untuk memastikan draft ONIC tidak lagi mudah terbaca.
- Faktor Tuan Rumah: Meskipun menjadi beban, teriakan pendukung di MPL Arena Jakarta bisa menjadi
“buff” terakhir jika para pemain bisa mengubah tekanan tersebut menjadi motivasi.
3. Tantangan Mental (The Mental Block)
Masalah terbesar ONIC saat ini bukan soal skill, melainkan mentalitas.
-
Setelah kalah berturut-turut dari Team Liquid PH dan Team Spirit, kepercayaan diri pemain biasanya
sedikit goyah. - Jika mereka berhasil memenangkan game pertama hari ini, kemungkinan besar “darah dingin” ONIC
akan kembali. Namun, jika mereka kalah di game pertama, tekanan akan menjadi berkali-kali lipat lebih berat.