Close

Raksasa Baru dari Timur dalam skena mlbb

Raksasa Baru dari Timur dalam skena mlbb
  • PublishedDesember 22, 2025

canadiandragons-sg.org- “Raksasa Baru dari Timur” dalam skena MLBB saat ini merujuk pada
kebangkitan masif tim-tim asal Tiongkok (China).

Setelah bertahun-tahun di dominasi oleh Indonesia dan Filipina, tahun 2025 dan 2026

menjadi saksi bagaimana Tiongkok bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan ancaman
nyata di panggung dunia.

Nama yang paling mencolok saat ini adalah DianFengYaoGuai (DFYG). Berikut adalah analisis mengapa
mereka dan region Tiongkok di sebut sebagai raksasa baru:

1. Performa Mengejutkan di Games of the Future (GOF) 2025

Hingga hari ini, 22 Desember 2025, dunia esports MLBB di kejutkan oleh hasil babak perempat
final GOF 2025 di Abu Dhabi:

Keberhasilan DFYG Memulangkan RRQ Hoshi: Dalam pertandingan yang sangat intens
kemarin (21 Desember), DFYG berhasil mengalahkan wakil Indonesia, RRQ Hoshi, dengan skor 2-1.

Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi fans Indonesia karena RRQ sempat unggul di game pertama
sebelum terkena reverse sweep.

Sejarah Baru: DFYG kini menjadi tim Tiongkok pertama yang menembus babak Semifinal turnamen
internasional skala besar (S-Tier) dengan menyingkirkan tim raksasa dari region tradisional.

2. Kecepatan Adaptasi “The China Way”

Tiongkok memiliki cara yang unik dan sangat cepat dalam menguasai game baru:

Analisis Data: Mereka memperlakukan MLBB seperti simulasi perang. Disiplin posisi (positioning)
dan pengambilan objektif (Lord/Turtle) mereka sangat matematis.

Pemain Bintang & Pelatih Veteran: DFYG diperkuat oleh pelatih berpengalaman seperti Sasa
(mantan pemain ONIC legendaris)

dan pemain dengan mekanik tinggi seperti Superkenn (eks Bigetron Alpha) yang di pinjamkan/pindah ke sana.
Kombinasi otak pelatih SEA dan disiplin latihan Tiongkok terbukti mematikan.

3. Ekosistem Lokal yang Masif (Win The Peak)

Di Tiongkok, MLBB hadir dengan nama “Juesheng Dianfeng” (Win The Peak).

Dana Melimpah: Organisasi seperti KeepBest Gaming (KBG), Nova Esports, dan Invictus Gaming (iG)
memiliki modal yang jauh lebih besar di banding banyak tim di SEA.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *